Cara membuat web/blog menggunakan WordPress

Hans David
Follow Me:

Hans David

Jurnalis & Affiliate Blogger at HansDavidian.com
Wartawan yang di waktu senggangnya mencari extra income lewat affiliate marketing. Dapatkan info gratis cara saya mendapatkan Rp 420,000 lewat 2 tweet iseng-iseng berhadiah di sini.
Hans David
Follow Me:

Kalau kamu mau mulai cari duit halal di internet, maka wajib hukumnya untuk memiliki blog/website sendiri. Blog/website sendiri itu adalah salah satu alat penting kamu untuk melakukan branding awal di internet dan membuka peluang baik untuk kerja sama, mendapatkan tawarana kerja sama atau menawarkan produk/jasa kamu sendiri.

Bikin website atau blog sendiri saat ini jauh lebih gampang dari jaman dulu. Saya inget dulu sekitaran taun 2006, saya dengan beberapa teman iseng-iseng coba bikin website wallpaper Manchester United. Ya Tuhan, itu bikin satu halaman aja bisa seharian karena tiap ada update atau ganti link, harus dicek manual satu per satu. Akhirnya proyek web itu ya bubar.

Sebenernya ada faktor kebodohan saya dan teman-teman saya juga sih. Waktu itu sebenernya udah ada yang namanya WordPress, aplikasi gretongan buat ngeblog yang bisa bantuin kita bikin website wallpaper dengan cepat banget. Cuma ya berhubung kita gaptek padawaktu itu, kita tidak tau ada yg namanya WordPress.

Ternyata WordPress itu sampe sekarang masih bertahan dan terus berkembang. Bahkan kamu practically bisa bikin web apapun yang kamu mau dengan memakai Wordpress. Mulai dari web pribadi buat curhat yang simple, toko online, portal lamaran kerja sampe portal berita kompleks semacam New York Times pun bisa dibikin pake WordPress.

Blog saya inipun dibuat pake WordPress. Walaupun gak fancy-fancy amat, saya cuma butuh waktu sehari aja untuk bikin blog yang fully running tanpa perlu pusing-pusing memikirkan update link antar halaman secara manual karena semua itu udah diotomatisasi sama WordPress.

Oh yah, WordPress itu ada dua versi; yang berbayar dan yang gratis. Saya merekomendasikan kalau kamu ingin terlihat profesional, sebaiknya memakai yang berbayar. Karena yang gratisan itu kesannya amatiran. Plus WordPress yang berbayar memilki banyak sekali fitur dan plugin-plugin (semacam aplikasi tambahan) agar web dan blog kamu lebih bagus dan fungsional lagi.

Oke, sebelom mulai bangun website dan blog WordPress pertama kamu, di manapun yang namanya bikin web di internet, kamu bakal butuh 2 hal ini:

  1. Domain
  2. Hosting

Saya bahas satu-satu dulu ya….

Domain itu adalah alamat situs atau blog kamu. Kalau kamu mengetik di browser “Google.com” nah itu namanya domain. Ibarat di dunia offline, domain itu adalah representasi alamat kerja/rumah/bisnis kamu. Domain yang pake format nama(dot)com dan sejenisnya itu disebut top level domain dan kamu harus bayar berlangganan tiap tahun untuk mengamankan domain seperti ini.

Langganannya tida mahal, antara $8 sampe $12 per tahun. Saya sarankan kamu pake top level domain karena akan membuat alamat web/blog kamu lebih gampang diingat dan terlihat profesional. Coba kamu pikir; antara BapakBudi.Wordpress.com dan BapakBudi.com lebih enak mana diliat? Yang kedua pastinya. Maka berlanggananlah domain. Cuma Rp 100,000-an setahun tapi beda valuenya bisa signifikan sekali.

Nah kalau domain itu ibarat alamat/tanah kamu di dunia online, maka hosting itu ibarat bangunan atau gedungnya. Hosting itu fungsinya untuk menampung data-data tentang apa yang kamu tawarin atau jual atau presentasiin di web/blog kamu, terus juga berfungsi sebagai tempat orang yang berkunjung untuk singgah dan liat-liat. Domain tanpa hosting itu kosong melompong dan hosting tanpa domain itu yang ibarat tempat yang tidak ada alamat sehingga orang susah kalo mau berkunjung.

Biasanya kalau kamu beli hosting itu, maka otomatis dipaket dengan domain juga. Jadi dua hal ini dibeli sepaket. Harga hosting itu berbeda-beda tergantung kebutuhan kamu. Sama seperti kamu beli rumah, makin besar rumahnya ya makin mahal. Hosting pun demikian. Harga sewa hosting itu biasanya bergantung pada jumlah bandwidth (kunjungan) yang bisa dihandle, jumlah space penyimpanan untuk data-data web/blog kamu dan berapa jumlah domain yang bisa dipasangkan. Ya, walaupun kamu cuma beli 1 hosting, kadang bisa kamu pake buat taruh beberapa domain web/blog sekaligus. Rata-rata kisaran harga sewa hosting itu antara Rp 300,000 sampe Rp 2 jutaan per tahun buat web/blog pribadi. Di atas itu biasanya untuk web/blog korporat yang butuh sumber daya sangat besar.

Beberapa penyedia hosting dan domain lokal yang saya rekomendasikan:

Kedua penyedia hosting di atas adalah dua yang terbaik di Indonesia saat ini menurut saya.

Setelah kamu membeli paket domain dan hosting, maka saatnya menginstall WordPress. Saya pilihkan cara paling gampang dan cepat.

Cara menginstall WordPress lewat control panel dengan aplikasi Softaculous

Hampir semua hostingan berkualitas pasti punya aplikasi Softaculous dan installasi WordPress dengan cara ini amat sangat mudah.

Pertama-tama, kamu login ke control panel hostingan kamu dengan username dan password yang telah kamu tetapkan pada waktu membeli domain dan hosting.

Setelah kamu login, cari icon Softaculous yang terletak di bagian “Software Service”. Biasanya terletak di bagian bawah dari halaman control panel kamu. Kira-kira begini ilustrasinya (catatan: tiap provider hosting mungkin beda-beda dikit tapi biasanya letaknya sama):

Letak icon Softaculous

Setelah kamu klik icon Softaculous, akan muncul halaman di mana kamu bisa memilih aplikasi apa yang mau kamu install. Di sebelah kiri, cari kategori yang namanya “Blogs”. Klik terus akan muncul link WordPress yang juga harus kamu klik.

Di halaman berikutnya yang muncul, klik tombol install dan pilih opsi bahwa kamu mau menginstalasi WordPress baru.

Di tahap akhir, isikan data-data web/blog kamu di form yang tersedia; nama web/blog, deskripsi, username dan password untuk akses admin, alamat email dan sebagainya terus klik tombol install.

Secara default Softaculous itu bakal install WordPress di subfolder dengan nama “wp” di domain kamu. Jadi misalnya domain kamu nama.com maka Softaculous akan menginstal Wordpress kamu di nama.com/wp. Kalau kamu ingin Wordpress kamu diinstall di domain utama, maka kamu harus hapus “wp” dari baris “Directory” yang ada di form. Kalau kamu misalnya ingin blog WordPress kamu bisa diakses lewat nama.com/blog maka tinggal ganti “wp” dengan “blog”.

Nah, selamat, kamu udah berhasil menginstall WordPress dan siap ngeblog atau bikin situs.

Kalo kamu masih merasa belum percaya diri untuk menginstall WordPress sendiri, kamu bisa sewa paket hosting dan domain buat blog WordPress di Siteground. Di sini, kamu bisa sewa hostingan dan domain dengan fasilitas bandwidth unlimited dan jumlah domain yang bisa dihost juga unlimited dengan cuma $5.95 per bulan.

Saya sendiri adalah pelanggan Siteground sejak 4 tahun terakhir dan selalu meminta customer servicenya menginstallkan WordPress untuk saya kalau saya tidak mau repot dan dalam 5 menit, WordPress saya selesai diinstall dan saya bisa mulai ngeblog. So far, dengan harga yang ditawarkan dan value servis yang saya dapet, Siteground itu provider hosting yang paling bagus yang pernah saya pakai.

Setelah WordPress diinstall terus bagaimana? Ya kamu bisa login aja ke dashboard blog wordpress kamu dan mulai coba-coba posting artikel.

Kalau kamu ingin mempelajari cara lebih advanced atau mempelajari teknik-teknik lanjutan untuk membangun blog atau jenis website lainnya seperti toko online dengan menggunakan WordPress, berikut ada beberapa rekomendasi panduan yang bagus.

Yang pertama adalah Panduan WordPress Pemula dari pak Suparno. Di panduan ini, kamu bisa belajar membuat blog WordPress dengan kualitas bagus dalam waktu sehari saja.

Yang kedua adalah Panduan Mahir Website dari seorang web designer, Musthafa Kamal. Di sini kamu bukan cuma diajarkan cara membikin blog WordPress tapi juga toko online. Panduan ini cocok buat kamu yang ingin mencoba berjualan secara online dengan menggunakan platform online store sendiri.

3 Comments

Leave A Response

* Denotes Required Field