Jangan Jadi Tool Junkies

Hans David
Follow Me:

Hans David

Jurnalis & Affiliate Blogger at HansDavidian.com
Wartawan yang di waktu senggangnya mencari extra income lewat affiliate marketing. Dapatkan info gratis cara saya mendapatkan Rp 420,000 lewat 2 tweet iseng-iseng berhadiah di sini.
Hans David
Follow Me:

Di blog ini saya sering membagikan informasi mengenai produk-produk digital mulai dari yang berbentuk software sampai themes yang saya anggap bisa membantu kegiatan promosi di internet terlepas apapun bidangnya – mau e-commerce, affiliate marketing ataupun content publishing.

Ada produk yang berguna untuk branding, ada yang untuk promosi, otomatisasi dan sebagainya.

Nah, baru-baru ini ada yang bertanya lewat email kepada saya:

“Bang Hans yang ganteng, kalau pengen bisa cari duit jajan ekstra lewat internet emang harus beli semua produk digital internet marketing ya bang?”

Ini merupakan pertanyaan dan kebingungan yang sangat banyak terjadi di kalangan online warrior. Saking bingungnya, sering kita ujung-ujungnya bulak balik membeli produk digital baru dan akhirnya ketimbang kita membuat sistem kita berjalan, kita malah menumpuk sampah digital yang tidak terpakai.

Orang yang bulak balik membeli produk digital dan tidak pernah bisa memakainya dengan optimal dikenal dengan istilah tool junkies.

Kalau sedang dalam fase ini, tenang saja. Hampir semua online warrior pernah mengalaminya kok. Yang penting adalah bagaimana secepatnya keluar dari zona tool junkies ini agar kita tidak membuang-buang energi, waktu dan uang terlalu banyak untuk membeli tools yang mungkin tidak kita butuhkan.

Cara paling baik untuk keluar dari zona tool junkies adalah dengan pertama-tama menetapkan diri kita itu sebenarnya sedang ada di tahap apa dan apa sih goal jangka pendek kita.

Kalau misalnya kita adalah orang yang sangat baru mengenal dunia internet marketing, maka tujuan pertama kita adalah menentukan apa sih yang mau kita jual atau jalankan secara online dan teknisnya adalah mulai membangun web atau blog pertama kita. Itu saja dulu fokusnya.

Anak baru jangan terlalu pusing dengan promosi lah, email marketing lah, cari traffic lah, social media lah dan lain-lain. Tentukan saja apa yang mau dijual atau dijalankan dan bangun aset online pertama dalam bentuk web atau blog.

Buat yang sudah memiliki web, blog ataupun toko online sendiri tapi merasa hasilnya belum optimal, fokuskan pada tools yang bisa membantu promosi ataupun metode-metode yang bertujuan mendatangkan traffic tertarget.

Review lagi apa web atau blog kamu sudah memiliki sistem email marketing dan autoresponder atau belum? Apa halaman-halamannya sudah teroptimalisasi untuk mesin pencari atau belum? Sudah beriklan online secara tertarget dengan benar atau belum?

Dan untuk yang sudah bertahun-tahun memiliki web ataupun blog tapi masih belum bisa mendapatkan hasil yang sepadan, review lagi fokusnya. Kalau sudah lebih dari 5 tahun memiliki web atau blog tapi belum bisa memonetize dengan benar hampir pasti ada yang salah dengan fokusnya.

Jadi kembali ke pertanyaan di atas ya jawabannya cuma masing-masing individu yang bisa menjawab. Kebutuhannya saat ini itu apa? Kalau belum ada web atau blog ya jangan memikirkan tentang promosi, otomatisasi dan sebagainya.

Membeli tools itu memang penting kok karena tools akan jauh mempermudah pekerjaan kita. Masalahnya tools yang kita beli tepat dan berguna tidak untuk kondisi kita saat ini?

Monggo direnungkan.


Info Gratis: Cara Saya Mendapatkan Uang Jajan Ekstra Sebesar Rp 420,000 Lewat 2 Tweet Iseng-Iseng Berhadiah

Isi data-data kamu di form ini agar saya bisa mengirimkan infonya kepada kamu lewat email.

privacy Data kamu aman & tidak akan dipakai buat tipu-tipu

Leave A Response

* Denotes Required Field