Di kelas Brazilian Jiu Jitsu ada yang namanya specific training. Di sini para murid dikasih sebuah skenario posisi dan sebuah goal yang harus dicapai.

Misalnya; kalau di dalam kelas belajar teknik open guard sweeps, maka di specific training diskenariokan untuk sparring mulai dari posisi open guard. Orang yang di bawah (dalam posisi open guard) harus bisa men-sweep lawannya dan orang yang di atas harus bisa melewati guard orang yang di bawah.

Specific training biasanya berpasangan, lalu bertukar posisi atas bawah. Tapi kalau kelasnya penuh, maka sering diadakan “prasmanan” alias murid-murid blue belt ke atas menempati satu posisi tertentu dalam skenario lalu murid-murid yang white belt bergiliran sparring dengan yang blue belt ke atas.

Kemarin saya menjadi salah satu blue belt yang dipilih untuk diajak sparring secara bergiliran dari posisi open guard. Dalam rangka menghormati almarhum Kobe Bryant, saya menset mental saya agar tidak berhenti sparring sampai waktu specific training dinyatakan selesai. Jadi saya sparring sekitaran 30 menit non-stop melawan belasan orang. Setelah selesai, badan rasanya remuk-remuk tapi hati senang karena saya berhasil untuk tidak berhenti sebelum bel akhir berbunyi.

Follow Me:

Hans David

A lifestyle journalist and a student of the gentle art with Alliance Jiu Jitsu Indonesia.
Hans David
Follow Me:

Leave a Reply

Your email address will not be published.