Beberapa tahun yang lalu, saya mengunjungi blog salah seorang influencer yang juga kenalan saya. Beliau ini cukup terkenal di jagad media sosial NKRI dengan followers kurang lebih 100 ribuan plus dia juga sudah menerbitkan beberapa buku.

Di blog beliau, saya melihat ada form pendaftaran email yang sangat kecil dan menyempil. Selain itu, beliau juga memakai email newsletter management gratisan yang default dari WordPress di mana fitur-fiturnya sangat terbatas dibandingkan email newsletter management premium lainnya.

Email newsletter management gratisan dari WordPress hanya akan mengirimkan email update artikel terbaru ke subscribers yang terdaftar. Sedangkan langganan layanan email newsletter management premium memungkinkan teman saya ini untuk mengirimkan follow up email terjadwal, broadcast email sewaktu-waktu untuk mempromosikan buku terbarunya kepada para subscribers dan masih banyak lagi.

Ketika saya tanyakan kenapa dia tidak memakai layanan email newsletter management yang premium, dia menyatakan bahwa dia baru tahu bahwa hal/teknologi semacam ini ada.

Teman saya ini hanyalah salah satu contoh dari sekian banyak blogger atau influencer Indonesia yang masih belum familiar dengan layanan autoresponder (nama populer email newsletter management service yang premium).

Kebanyakan dari mereka merasa autoresponder tidak terlalu perlu. Kan toh WordPress sudah menyediakan layanan update subscribers via email sendiri. Padahal dengan berinvestasi sedikit saja untuk berlangganan autoresponder bisa membuka potensi yang sangat banyak bagi blogger-blogger beken seperti teman saya ini.

Bagaimana maksudnya?

Pepatah kuno dalam dunia digital marketing menyatakan "the money is in the list".

Jadi kalau tujuan bapak ibu ngeblog atau membuat website itu bukan cuma sekedar iseng-iseng dan ingin suatu saat nanti bisa memonetisasi blog dan website bapak ibu untuk mendapatkan penghasilan jangka panjang, maka penting sekali buat bapak ibu memiliki list subscribers.

Misalkan bapak ibu adalah seorang koki. Lalu bapak ibu berhasil membangun list sebanyak 10,000 subscribers lewat kegiatan blogging bapak ibu berbagi resep dan tips memasak.

Suatu ketika, bapak ibu lalu ingin merilis sebuah e-book kompilasi resep masakan bapak ibu dengan harga Rp 100,000 per kopi-nya. Nah, salah satu cara paling cepat untuk menjual e-book bapak ibu ini adalah dengan membroadcast email promosi jualannya ke list bapak ibu yang jumlahnya 10,000 itu. Dengan tingkat konversi 1% saja, maka bapak ibu bisa menjual 100 kopi e-book dan mendapatkan omzet Rp 10,000,000 dari satu broadcast saja.

Buat mereka yang belum membeli bagaimana? Autoresponder bapak ibu kemudian bisa mengirimkan email-email follow up untuk mengkonversi mereka-mereka yang belum melakukan pembelian pada hari ini menjadi pembeli ke depannya.

Hal ini tidak hanya berlaku untuk produk e-book. Bisa saja untuk produk webinar, video tutorial dan masih banyak lagi.

Sekarang apa sudah mulai terlihat kenapa pentingnya memiliki list subscribers dan berlangganan autoresponder?

Fitur-fitur autoresponder premium yang tidak dimiliki email management gratisan

Autoresponder gratisan sebagian besar hanya memiliki fitur mengirim update/feed artikel blog terbaru.

Sisanya mungkin memiliki fitur mengirim email follow up otomatis ataupun juga broadcast tapi fitur-fitur ini memiliki batasan yang sangat kecil misalnya hanya bisa 7 email follow up maksimal dan broadcast hanya bisa ke 100 subsrcibers saja.

Selain itu autoresponder gratisan juga tidak memungkinkan pemakainya untuk mendesign form pendaftaran secara fleksibel. Template yang disediakan adalah template-template default yang sulit untuk diedit dan kalaupun bisa, sering terlihat amatiran.

Sedangkan dengan layanan berbayar para blogger bisa mendapatkan fitur-fitur seperti:

Daftar penyedia autoresponder premium

Ada banyak autoresponder premium dengan fitur-fitur di atas dan berikut adalah 3 di antaranya yang saya pilihkan buat bapak ibu kalau ingin mencoba:

Kirim.Email adalah layanan autoresponder premium buatan lokal. Karena ini autoresponder lokal, maka layanan ini juga menerima pembayaran lewat transfer bank.

Layanan ini sangat cocok buat para blogger, pemilik toko online, pelaku UMKM dan lainnya yang ingin mempunyai autoresponder premium namun tidak memiliki kartu kredit untuk mulai mengakses layanan tersebut.

Fitur-fitur yang ada di autoresponder ini tidak kalah dengan fitur-fitur yang ada di layanan buatan luar. Salah satu fitur yang paling menarik adalah kemampuan layanan ini untuk membuat campaign viral give-away yang terintegrasi langsung dengan layanan autorespondernya.

Skema harga untuk layanan Kirim.Email dibagi 2 jenis yaitu dengan skema prabayar dan reguler.

Di skema prabayar, klien tidak dikenai biaya bulanan tapi memiliki batasan pengiriman email dan jumlah subscribers. Sedangkan di skema reguler, ada biaya bulanan tetapi jumlah pengiriman email dan subscribers tidak dibatasi.

Untuk lebih jelasnya, silahkan cek langsung di website Kirim.Email di sini.

Getresponse adalah layanan autoresponder tertua yang telah ada sejak tahun 1997. Layanan ini menyediakan banyak fitur-fitur premium yang selalu bertambah dan ter-update setiap tahunnya. Kalau soal integrasi, jangan ditanya lagi, Getresponse bisa diintegrasikan dengan hampir seluruh platform CMS dan media sosial besar saat ini.

Secara pricing memang Getresponse lebih mahal daripada Kirim.email tapi yang bisa dipastikan dari Getresponse adalah kestabilan layanannya. Autoresponder lokal seperti Kirim.email memang banyak bermunculan selama beberapa tahun terakhir tapi kebanyakan mereka tidak berumur panjang karena kekurangan klien dan sebagainya.

Getresponse yang telah berbisnis selama lebih dari 20 tahun dan juga telah memiliki basis klien global yang besar bisa menjadi alternatif layanan autoresponder yang lebih stabil.

Untuk mulai mencoba Getresponse selama 30 hari gratis silahkan klik di sini.

MailChimp adalah layanan autoresponder yang cukup populer beberapa tahun terakhir ini terutama di kalangan para blogger hipster.

Layanan ini menjadi populer karena menawarkan fitur-fitur premium seperti para kompetitornya sembari juga memberikan kesempatan untuk klien-kliennya menggunakan layanan ini gratis untuk 1,000 subscribers pertama. Biaya berlangganan baru berlaku kalau seorang klien mengumpulkan lebih dari 1,000 subscribers.

Angka 1,000 subscribers adalah angka yang cukup lumayan untuk sebuah autoresponder gratisan sehingga membuat banyak blogger-blogger hipster yang ingin merasakan layanan berbeda dengan yang lainnya menggunakan layanan ini.

Salah satu kelemahan utama MailChimp adalah ketatnya layanan ini dalam memonitor campaign email klien-kliennya. MailChimp memiliki "filosofi marketing" tersendiri yang harus diikuti oleh para kliennya dan secara rutin memonitor link-link yang dikirimkan di dalam campaign email klien. Jika MailChimp merasa tidak sreg dengan konten maupun link yang terdapat di dalam campaign email klien, maka akun klien bisa disuspend saat itu juga. Hal inilah yang membuat MailChimp kurang populer di kalangan marketer dan pelaku usaha online yang lebih mengutamakan kenyamanan dalam melakukan campaign email marketing mereka.

Buat mencoba MailChimp, silahkan klik di sini.

Akhir kata, jangan pernah ragu untuk berinvestasi di layanan autoresponder untuk membangun list subscribers blog/website milik bapak ibu karena ke depannya akan jauh lebih menguntungkan daripada tidak menggunakan sama sekali.

Daftar Jadi Subscribers Yuk:

Isi Form Di Bawah Ini Untuk Mendapatkan Update Artikel Terbaru & Informasi Give-Away Bernilai Jutaan Rupiah:


Leave a Reply

Your email address will not be published.