Okay, saudara-saudara pembaca dan netijen yang budiman, saya akan berusaha di tiap hari Senin memposting artikel yang berkaitan dengan ranah digital.

Di postingan #SeninDigital yang pertama ini, saya akan membagikan tutorial blogging dengan menggunakan WordPress versi 5.

Kenapa blogging?

Karena di jaman yang makin terkoneksi dengan internet seperti saat ini, sangatlah penting buat kita yang bekerja sebagai profesional di bidang masing-masing untuk memiliki presence di internet yang lebih dari sekedar akun sosial media.

Blog itu kayak semacam situs pribadi yang menunjukan kepada khalayak ramai tentang siapa diri kita, passion kita dan apa yang bisa kita tawarkan sebagai anggota masyarakat yang produktif.

Digital Photography School milik Darren Rowse adalah contoh blog besar yang memakai tema fotografi dan memang bertujuan untuk mendapatkan pembaca dari kalangan fotografer.

Ada berbagai macam tujuan orang ngeblog mulai dari sekedar curhat, sarana menyalurkan hobi menulis baik itu puisi, cerpen, web series dan lain-lain, terus juga ada yang memang ngeblog buat personal branding sehingga bisa membantu untuk mencari klien potensial penyewa jasa dan pembeli produk.

Keuntungan Ngeblog Dengan WordPress

Terdapat banyak platform blogging yang tersedia di internet ini tapi kalau saya ditanya mana yang akan saya rekomendasikan, saya akan menjawab WordPress.

WordPress ini, pertama, platform-nya user friendly sekali ya bapak ibu sekalian. Jadi siapapun yang gaptek selama bisa mengetik di MS Word dan melakukan copy paste ataupun klik kiri dan kanan di mouse, pasti bisa ngeblog via WordPress.

Alasan kedua kenapa saya merekomendasikan WordPress adalah karena development-nya yang selalu ada dari hari ke hari, bulan ke bulan dan seterusnya. WordPress memungkinkan bapak ibu pembaca sekalian untuk membuat situs yang sangat sederhana sampai situs e-commerce yang lengkap dan canggih.

Setiap minggu, atau bahkan setiap hari, selalu ada developer yang merilis plugin-plugin yang bisa menambah fitur dan kekuatan situs blog yang dibangun menggunakan WordPress.

Tentunya saya merekomendasikan WordPress juga karena blog saya ini juga berjalan di atas platform tersebut. Dan bapak ibu sekalian bisa liat sendiri bagaimana nantinya blog ini akan semakin terdevelop dengan fitur-fitur baru ketika saya mulai menambahkan plugin-plugin premium di atasnya.

Langkah-langkah memulai blogging dengan WordPress

Untuk memulai blogging dengan WordPress, berikut langkah-langkahnya:

Langkah #1: Beli domain dan hosting

WordPress yang saya maksud di sini bukan yang versi gratisan tapi yang berbayar. Jadi bapak ibu sekalian harus membeli domain dan hosting untuk mulai ngeblog dengan WordPress.

Domain dan hosting itu apa sih? Domain secara singkat adalah alamat blog bapak ibu sekalian (contohnya HansDavidian.com) sedangkan hosting adalah server tempat bapak ibu nanti menaruh konten blog (artikel, photo, video dll) agar bisa ditampilkan di internet dan dibaca oleh netijen.

Domain dan hosting ini harganya cukup terjangkau tapi bisa meningkatkan perceived reputation atas brand bapak ibu dengan signifikan. Coba dibandingkan; mana yang terlihat lebih profesional sebagai alamat blog; hansdavidian.wordpress.com atau hansdavidian.com?

Buat mulai membeli domain dan hosting untuk blog WordPress, bapak ibu bisa ke Niaga Hoster. Per tulisan ini dibuat, Niaga Hoster sedang mengadakan promo Black Friday sehingga bisa mendapatkan diskon 75% untuk paket hostingan.

Daftar harga paket hosting WordPress dari Niaga Hoster.

Selain itu dengan menggunakan hosting sendiri, bapak ibu tidak perlu kuatir akan di-ban. Di platform yang gratisan, blog bapak ibu bisa saja dihapus oleh pengelola kapan saja. Biasanya ini karena blog yang dibikin bertujuan untuk jualan sedangkan kalau bapak ibu mempunyai hostingan sendiri, ya bebas-bebas aja mau jualan selama tetap membayar biaya sewa hosting tiap tahun.

Langkah #2: Install WordPress

Setelah membeli domain dan hosting, langkah berikutnya adalah menginstall WordPress. Versi WordPress yang terbaru adalah versi 5 ke atas jadi tutorial ini akan menunjukan bagaimana cara menginstallnya lewat panel milik Niaga Hoster dan juga cara menggunakannya untuk mulai ngeblog.

Langkah #3: Bersihkan WordPress dan setup settingan dasar

Setelah WordPress terinstall, biasanya sudah ada beberapa konten seperti postingan “Hello world” dan lain-lain. Konten-konten ini tidak kita butuhkan dan sebaiknya kita bersihkan. Setelah kita bersihkan, kita bisa mulai mengatur beberapa settingan dasar seperti nama blog, tagline-nya apa, pengaturan zona waktu, jumlah post yang ditampilkan di halaman depan blog dan lain-lain.

Langkah #4: Buat beberapa kategori postingan

Langkah ini bisa dilakukan di awal ataupun ketika sudah mulai memposting artikel/konten. Akan tetapi saya sarankan kalau memang blog-nya mau dipakai untuk personal branding atau jualan produk/jasa, sebaiknya dari awal dibuat beberapa kategori dan sub-kategori agar nanti ke depannya bisa lebih terstruktur untuk blogging. Kategori dan sub-kategori ini nantinya akan bertambah juga dengan semakin terisinya konten blog.

Langkah #5: Mulai pasang plugin-plugin penting

Ada ratusan ribu plugin yang tersedia yang bisa dipakai untuk menambah fitur blog WordPress tapi dari sini, ada beberapa yang cukup penting untuk diinstall seperti Google XML Sitemap plugin dan juga All-in-One SEO Pack plugin. Kalau masih bingung kenapa plugin-plugin ini penting, nanti di video tutorial di bawah akan dijelaskan apa saja fungsinya plugin-plugin tersebut.

Langkah #6: Mulai memposting

Nah sekarang ketika WordPress versi 5 dan plugin-plugin terpentingnya sudah terinstall, bapak ibu sekalian bisa mulai mencoba memposting artikel yang pertama. Cara mengisi konten blog WordPress itu gampang sekali. Sama seperti mengetik di MS Word dan bapak ibu sekalian bisa juga memasukkan konten-konten lain selain teks misalnya foto, video, audio, link ke streaming podcast dan lain-lain.

Langkah #7: Mengubah tampilan blog

Tiap orang ngeblog dengan tema dan tujuan yang berbeda-beda. Dengan WordPress, bapak ibu bisa dengan mudah mengubah tampilan blog agar sesuai dengan personality dan industri yang digeluti. Misalnya kenapa saya memilih banyak unsur warna biru di blog saya karena pertama, warna biru itu warna yang netral dan bisa memberikan kesan profesional terus kedua, saat ini saya ada di posisi sabuk biru Brazilian Jiu Jitsu (BJJ) jadi saya lagi doyan-doyannya memakai warna biru di mana-mana.

Kira-kira begitu langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mulai ngeblog dengan WordPress. Untuk detilnya, silahkan tonton video di bawah ini. Video ini hak penggunaannya sudah saya beli langsung ke creatornya sehingga bisa saya taruh di sini untuk bapak ibu tonton secara gratis.

Untuk selalu terupdate dengan edisi #SeninDigital lainnya, jangan lupa daftar ke email list saya lewat form yang ada di atas atau bawah. Bapak ibu juga bisa follow saya di Twitter karena saya tiap posting konten baru, pasti saya share juga di situ.


Leave a Reply

Your email address will not be published.